Upacara Bendera: Junjung HAM demi Sekolah Berkarakter
Senin, 18 Mei 2026, kegiatan upacara bendera dilaksanakan dengan penuh khidmat dan tertib dengan pembina upacara dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, pendidik serta tenaga kependidikan sebagai sarana membangun karakter disiplin dan rasa nasionalisme.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan materi mengenai pentingnya memahami dan menghormati hak asasi manusia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan. Setiap individu memiliki hak untuk hidup dengan aman, dihargai, dan mendapatkan kesempatan belajar tanpa adanya diskriminasi maupun tindakan perundungan (bullying). Pembina upacara menegaskan bahwa bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, merupakan tindakan yang melanggar nilai kemanusiaan dan dapat berdampak buruk terhadap mental, rasa percaya diri, serta masa depan korban.
Melalui kegiatan upacara bendera ini, diharapkan seluruh peserta didik mampu memahami pentingnya menghargai sesama, menjauhi tindakan bullying, serta menciptakan lingkungan sekolah yang damai dan penuh semangat kebersamaan demi terwujudnya generasi muda yang berkarakter, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.










